Sinopsis House of 1000 Corpses

sinopsis-house-of-1000-corpsesSinopsis House of 1000 Corpses – Sebelum wujudnya film ini, Rob Zombie lebih dikenal Selayak seorang musisi, juga band-nya White Zombie, maupun proyek solonya. akan tetapi tak dipungkiri, Rob Zombie ialah seorang penggemar berat film horror. Nama band-nya, “White Zombie” jelas terinspirasi dari film supranatural tahun 30an yang dibintangi oleh aktor horror legendaris, Bela Lugosi. akan tetapi mungkin bikin film horror sendiri ialah mimpi Rob Zombie, hingga selanjutnya ia mengawali karirnya Selayak sutradara sesuatu karya yang cukup brilian untuk sesuatu film debut, House of 1000 Corpses. Dalam film ini, saya merasakan besarnya pengaruh film-film bertema redneck horror layaknya Motel Hell, The Hills Have Eyes, dan terlebih sekali: Texas Chainsaw Massacre.

Sedikit info, di Amerika, arti redneck sendiri mengacu pada manusia Amerika utara yang tinggal di bagian selatan (southern america, bukan south america) di mana dalam melihat mata umum bagi mereka yang tinggal di utara ialah, bagian selatan amerika yang gersang dan miskin cuma ditinggali oleh kelompok kulit putih yang miskin, ketinggalan, kampungan, bodoh dan mempunyai budaya dan aksen yang tidak sama. sudah pasti seluruh itu bukanlah sepenuhnya fakta, tapi tidak dapat dipungkiri, image tersebut melekat pada penduduk bagian selatan. Karakter-karakter redneck dalam film biasa di-identik-kan aksen yang khas, truk, shotgun, topi koboy, serta flannel dan celana jeans yang cuma dipakai oleh umumnya para petani.

Pada sesuatu malam sebelum Halloween, Jerry, Bill, beserta kekasih mereka masing-masing Mary dan Denise, sedang melakukan putaran untuk bikin sedikit liputan menimpa atraksi-atraksi dan hal-hal unik yang mereka bisa temui di tepi-tepi jalanan antar kota pinggiran. Jerry dan Bill ingin membuat catatan liputan mereka, yang kebolehjadian besar berbentuk zine. Di tengah ekspedisi bensin mereka nyaris habis. Merekapun selanjutnya tidak melakukan suatu gerakan atau diam di sesuatu tempat mempunyai nama Captain Spaulding’s Museum of Monsters and Madmen yang nasib baik juga ialah sesuatu pom bensin kecil. Tempat ini sendiri berada di tengah lingkungan yang amat sepi penduduk, di tepi jalan antar kota.

Di Samping beragam koleksi tersebut, pada museum ini juga terdapat sesuatu wahana sederhana mempunyai nama “Murder Ride”. Saya tak dapat mendapatkan kata yang pas dalam bhs indonesia untuk menerjemahkan kata “ride” disini, tapi biar saya jelaskan nanti. Sebelum saya lanjutkan, perlu saya tambahkan bahwa museum ini ialah type museum yang saya harapkan ada dalam kehidupan nyata dan bisa saya datangi kapanpun juga!

Captain Spaulding’s Museum of Monsters and Madmen sendiri sesungguhnya cumalah sesuatu pom bensin kecil yang kurang terawat, yang disulap Selayak tempat “hiburan” mini yang ala kadarnya oleh sang yang mempunyai, Spaulding. Dalam adegan pembuka, kita diberitahukan sosok Capt. Spaulding rias badut-nya yang khas, dingin membunuh dua orang yang berusaha, merampok tempatnya. Oke, jadi intinya, capt Spaulding ini sadis dan kejam. Walaupun image film ini senantiasa identik sosok Capt. Spaulding, tapi ia bukanlah karakter utama dalam film ini.

Kembali ke Captain Spaulding’s Museum of Monsters and Madmen, Di Samping mendagangkan bensin, tempat ini juga Rupanya ayam goreng yang merukapan salah satu menu andalan mereka. akan tetapi atraksi utama dari tempat ini ialah museum dan “Murder Ride”. Jangan pikir museum ini layaknya museum pada umumnya, disebabkan museum capt Spaulding cumalah sesuatu ruangan yang dipenuhi benda-benda aneh yang amat menarik bagi saya pribadi. Dari mulai beragam tengkorak manusia; hingga benda-benda unik layaknya mumi duyung; sarkofagus; mumi manusia setengah buaya; monyet gundul yang diawetkan; photo-photo dari beragam kejanggalan medis; dan beragam variasi Jack-o-lantern.

Klik disini Untuk Nonton Film House of 1000 Corpses